all for chemisty life
Rabu, 14 Oktober 2015
Minggu, 15 Maret 2015
rpp kimia sma: karbohidrat
RANCANGAN
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
STRUKTUR,
TATA NAMA, SIFAT, PENGGOLONGAN, DAN KEGUNAAN KARBOHIDRAT
Oleh:
NAMA :
YUSMITA
NIM/TM :
1201480/2012
PROGRAM STUDI : PENDIDIKAN
KIMIA
JURUSAN
KIMIA
FAKULTAS
MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS
NEGERI PADANG
2014
Minggu, 19 Oktober 2014
Dampak Positif dan Negatif Energi Nuklir
KATA
PENGANTAR
Assalamualaikum
Wr.Wb,
Puji syukur penulis ucapkan
kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya. Berkat rahmat dan
hidayah-Nya jualah penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat beriring
salam penulis persembahkan pada junjungan Nabi Muhammad SAW yang telah membawa
umatnya dari alam kejahiliahan ke alam yang penuh dengan ilmu pengetahuan.
Didorong oleh semua itulah penulis dapat menyelesaikan makalah ini yang
berjudul “Dampak Positif dan Negatif Energi Nuklir”.
Dalam
penulisan makalah ini penulis banyak
mendapat bantuan, bimbingan dan arahan dari berbagai pihak. Akhirnya dengan kerendahan hati, penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan oleh karena itu penulis
mengharapkan saran dan kritik yang sifatnya membangun untuk kesempurnaan dimasa
yang akan datang. Selanjutnya penulis berharap makalah ini bermanfaat bagi pembaca umumnya dan penulis
khususnya. Amin.
Padang,
16 Desember 2013
Penulis,
Yusmita
DAFTAR
ISI
KATA PENGANTAR......................................................................................... i
DAFTAR ISI....................................................................................................... ii
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang ............................................................................................ 1
B.
Identifikasi
masalah...................................................................................... 1
C.
Perumusan
Masalah..................................................................................... 1
D.
Tujuan
Penulisan.......................................................................................... 2
E.
Manfaat
penulisan........................................................................................ 2
BAB II PEMBAHASAN
A.
Pengertian Energi Nuklir.............................................................................. 3
B.
Sumber Energi Nuklir.................................................................................. 3
C.
Cara Memperoleh Energi Nuklir.................................................................. 4
D.
Dampak
Negatif Energi Nuklir..................................................................... 5
E.
Dampak
Negtif Energi Nuklir........................................................................8
BAB III PENUTUP
A.
Kesimpulan............................................................................................... 10
B.
Saran........................................................................................................ 10
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................... 11
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar
belakang
Tidak dapat dipungkiri lagi kebutuhan energi terus tumbuh sementara minyak
dan gas tidak akan dapat mempertahankan andil mereka dalam memasok begitu jauh
di masa depan. Minyak dan gas alam akan menyumbang secara signifikan paling
banter selama 30 tahun pada laju penggunaan sekarang namun tidak mempunyai
prospek ekspansi jangka panjang. Peningkatan dua kali tuntutan energi dunia
dengan penggunaan minyak dan gas dipertahankan pada level sekarang akan
memerlukan tiga setengah kali lipat peningkatan dari sumber-sumber lain. Jadi,
akan ada suatu keperluan energi ekstra yang meningkat yang hanya dapat hadir
dari batubara, nuklir atau sumber-sumber energi terbarukan, dan mungkin dari
percampuran ketiganya.
Energi Nuklir dihasilkan dari reaksi atom di dalam sebuah reaktor. Nuklir
juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat bom atom. ebutuhan energi yang
dibutuhkan manusia setiap tahunnya semakin meningkat, khususnya dalam
penggunaan energi listrik. Seiring perkembangan teknologi masa kini dengan
adanya teknologi nuklir membawa perkembangan di dalam berbagai aspek kehidupan.
Perlu kita ketahui bawasannya dengan berkembangnya teknologi membawa perubahan
yang sangat signifikan akan tetapi semua itu selain memberikan pengaruh yang positif juga
menimbulkan efek negatif pula. Oleh karena itu penulis tertarik untuk membuat
makalh mengenai dampak positif dan negatif energi nuklir.
B. Identifikasi
masalah
1. Apa
yang dimaksud dengan energi nuklir?
2. Darimana
saja energi nuklir diproleh?
3. Bagaimana
cara penggunaan energi nuklir untuk kebutuhan energi manusia?
4. Bagaimana
dampak positif energi nuklir bagi kehidupan manusia?
5. Apa
saja damapak negatif energi nuklir bagi kehidupan manusia?
6. Bagai
mana meminimalisir dampak negatif dari energi nuklir tesebut?
C. Rumusan
masalah
1. Apa
yang dimaksud dengan energi nuklir?
2. Darimana
saja energi nuklir diproleh?
3. Bagaimana
cara penggunaan energi nuklir untuk kebutuhan energi manusia?
4. Bagaimana
dampak positif energi nuklir bagi kehidupan manusia?
5. Apa
saja damapak negatif energi nuklir bagi kehidupan manusia?
D. Tujuan
penulisan
Adapun
tujuan penulisan makalah iniadalah:
1. Menjelaska
mengenai penergi nuklir
2. Menjelaskan
sumber dan cara memperolehnya.
3. Mengkaji
Dampak positif dan negatif energi nuklir.
E. Manfaat
penulisan
Manfaat penulisan
makalah ini adalah:
1. Sebagai
pengembangan ilmu penulis tentang Dampak positif dan negatif energi nuklir.
2. Sebagai
salah satu tugas mata kuliah umum ilmu kealaman dasar UNP.
3. Sebagai
referensi bagi penulis selanjutnya yang mengkaji tentang Dampak positif dan
negatif energi nuklir.
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Pengertian
Energi Nuklir
Energi nuklir berasal dari fisi atu fusi inti atom.
Fisi adalah peristiwa pecahnya suatu iinti
atom, sedangkan fusi adalah peristiwa bergabungnya dua buah inti atom
menjadi inti inti yang lebih besar. Atau dengan kata lain energi nuklir
diperoleh apabila suatu inti atom pecah atau bergabung menjadi atom lain, dan
pecahan tersebut disertai dengan energi. Peristiwa fusi menghasilkan
menghasilkan tenaga nuklir yang luar biasa besarnya, yang digunakan untuk
membuat bom hidrogen. Sampai saat ini manusia masih sulit untuk mengendalikan
tenaga yang timbul dari reaksi fusi inti untuk maksud perdamaian.
B. Sumber
Energi Nuklir
Unsur yang sering digunakan dalam reaksi fisi nuklir adalah Plutonium dan
Uranium (terutama Plutonium-239, Uranium-235), sedangkan dalam reaksi fusi
nuklir adalah Lithium dan Hidrogen(terutama Lithium-6, Deuterium, Tritium).
1. Uranium
adalah logam yang sangat berat yang dapat digunakan sebagai sumber berlimpah
energi terkonsentrasi.
2. Uranium
terjadi pada sebagian besar batu di konsentrasi 2 sampai 4 bagian per juta dan
adalah sebagai umum dalam kerak bumi sebagai timah, tungsten dan molybdenum.
Uranium terjadi dalam air laut, dan dapat pulih dari lautan.
3. Uranium
ditemukan pada tahun 1789 oleh Martin Klaproth, seorang kimiawan Jerman, dalam
mineral yang disebut bijih-bijih uranium. Hal ini dinamakan planet Uranus, yang
telah ditemukan delapan tahun sebelumnya.
4. Uranium
rupanya dibentuk pada supernova sekitar 6,6 miliar tahun yang lalu. Meskipun
tidak umum di tata surya, hari ini peluruhan radioaktif yang lambat menyediakan
sumber utama panas di dalam bumi, menyebabkan konveksi dan pergeseran benua.
5. Kepadatan
tinggi uranium berarti bahwa ia juga menemukan menggunakan dalam keels dari
yacht dan sebagai counterweight untuk kontrol permukaan pesawat, serta untuk
perisai radiasi.
6. Uranium
memiliki titik lebur adalah 1.132 ° C. Simbol kimia untuk urani
C. Cara
Memperoleh Energi Nuklir
Energi nuklir dikenal dengan penemuan zat radioaktif
pada akhir abad ke-19. unsur kimia tertentu seperti Uranium, Plutonium, Radium
dan Polonium ditemukan untuk memancarkan radiasi pengion tertentu, yang
kemudian diklasifikasikan menjadi sinar Alpha (inti Helium), sinar Beta
(elektron kecepatan tinggi) dan sinar Gamma (gelombang elektromagnetik energi
tinggi).
Inti
radioaktif tidak stabil. Proses transformasi unsur radioaktif dikenal sangat
peluruhan radioaktif. Ketika unsur radioaktif tertentu dipertemukan dengan
neutron (partikel subatomik netral), Para Fisikawan menemukan fenomena baru
dari 'fisi nuklir', yang dimanfaatkan untuk menciptakan energi nuklir sebagai
alternatif sumber daya. Ketika neutron dileburkan ke radioaktif terfissi
seperti Uranium-235, kemudian diserap dan elemen stabil baru dibuat, yang
kemudian terurai menjadi dua inti yang stabil, bersama dengan pelepasan energi
yang luar biasa. Ini adalah reaksi fisi nuklir. Besarnya energi ini dapat
diperkirakan oleh hukum - E = mc2, dimana m adalah perbedaan massa dan c adalah
kecepatan cahaya (3 x 108 meter per detik).
Pada reaktor nuklir terjadi
pembangkitan panas yang dihasilkan dari reaksi nuklir dengan bahan bakar uranium
U-235 perbandinganya adalah 1 kg uranium pada reactor nuklir sama dengan 3000
ton batu bara pada pembangkit listrik tenaga batu bara. jadi apabila melihat
dari perbandingan nuklir dengan batu bara ini maka dapat dilihat cara mana yang
lebih baik karena pada pembangkit listrik tenaga uap dengan batu bara mungkin
tidak terlalu banyak resiko dan membutuhkan teknologi canggih, namun
penggunaan batu bara sebenarnya
merupakan sebuah pemborosan dan banyak menghasilkan polusi. jadi pada reaktor
nuklir yang dimanfaatkan adalah panas
yang dihasilkan oleh reaksi nuklir tersebut. pembangkitan panas dapat terjadi
dengan berbagai cara yang merupakan hasil uji coba pada aktifitas inti atom.
D. Dampak
Positif Energi Nuklir
1. Hemat
bahan bakar fosil
Penggunaan
energi nuklir akan berdampak pada penghematan bahan bakar fossil dan
perlindungan lingkungan. Pembangkitan listrik bertanggungjawab atas 25%
konsumsi bahan bakar fossil dunia. Dengan menggunakan energi nuklir untuk
menghasilkan listrik akan mengurangi perlunya membakar bahan bakar ini,
sehingga cadangannya dapat bertahan lama.
2. Meningkatkan
perekonomian
PLTN secara
langsung memberi manfaat kepada negara-negara berkembang. Makin besar sumbangan
nuklir, makin rendah laju peningkatan harga-harga bahan bakar fossil. Karena,
biaya energi yang tinggi berarti bahwa makin banyak usaha diberikan dalam
mendapatkan energi dan makin sedikit dihasilkan barang dan jasa. Sumber daya
yang telah dibebaskan dapat digunakan untuk menghasilkan barang-barang atau
untuk tujuan-tujuan sosial-ekonomi.
3. Mengurangi
resiko polusi udara
Dalam
operasi normal PLTN sangat sedikit menyebabkan kerusakan lingkungan dan
bermanfaat bila mereka menggantikan pembangkit-pembangkit yang mengemisi CO2,
SO2 dan NOx. Dalam kaitan ini mereka akan membantu mengurangi hujan asam dan
membatasi emisi gas rumah kaca.
4. Meningkatkan
suplai listrik
Energi
nuklir telah memainkan peran signifikan dalam suplai listrik dunia dan sumber
utama listrik di sejumlah negara. Produksi listrik dunia dari nuklir tumbuh
cepat dan kini menyumbang hampir seperlima listrik yang dibangkitkan di
negara-negara industri atau 17% pada produksi listrik dunia, dan berkisar 5% konsumsi
energi primer dunia.
PLTN telah
terbukti dan mempunyai potensial paling besar dalam sumber-sumber daya yang menawarkan
prospek jangka panjang untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan energi dunia
sambil tetap menjaga harga energi mendekati tingkat yang sekarang. Harga
listrik nuklir tidak perlu bertambah secara signifikan di atas yang sekarang
dialami karena biaya-biaya bahan bakar adalah merupakan bagian yang paling
kecil dari biaya total produksinya, terutama dalam reaktor cepat.
5. Sebagai
detektor
Pada
eksplorasi minyak dan gas, penggunaan teknologi nuklir berguna untuk menentukan
sifat dari bebatuan sekitar seperti porositas dan litografi. Teknologi ini
melibatkan penggunaan neutron atau sumber energi sinar gamma dan detektor
radiasi yang ditanam dalam bebatuan yang akan diperiksa. Selain itu, pada
konstruksi jalan, pengukur kelembaban dan kepadatan yang menggunakan nuklir
digunakan untuk mengukur kepadatan tanah, aspal, dan beton. Biasanya digunakan
cesium-137 sebagai sumber energi nuklirnya.
Aplikasi
medis dari teknologi nuklir dibagi menjadi diagnosa dan terapi radiasi,
perawatan yang efektif bagi penderita kanker. Pencitraan (sinar X dan
sebagainya), penggunaan Teknesium untuk diberikan pada molekul organik,
pencarian jejak radioaktif dalam tubuh sebelum diekskresikan oleh ginjal, dan
lain-lain.
Mamfaat lain
energi nuklir dalam berbagai bidang, seperti:
1.
Pertanian
a.
Pengawetan bahan makanan
Radiasi
sinar radio aktif seperti sinar gamma, dapat menghambat pertumbuhan tanaman
seperti pertunasan, sehingga dapat digunakan untuk mengawetkan bahan mentah
seperti kentang agar tidak tumbuh walaupun disimpan di gudang dalam waktu yang
cukup lama.
b.
Variasi hasil pertanian
Dengan
menggunakan sifat sinar gamma yang mampu menadakan mutasi gen dari biji-bijian,
maka dapat dicari mutan ya itu variasi hasil mutasi gen yang menguntungkan bagi
manusia. Dengan tekhnik ini, maka harapan manusia untuk mendapatkan suatu
varian yang sangat sangat menguntungkan.
c.
Menciptakan bibit unggul
Dengan
menggunakan sinar radioaktif dari energi nuklir dapat merubah sifat-sifat
genetika suatu jenis tanaman sehingga memungkinkan untuk membuat bibit unggul
untuk pertanian yang memiliki sifat-sifat yang diinginkan.
2.
Industri
a.
Industri kayu
Mutu kayu
dapa ditingaktkandengan merendam dalam cairan bahan organik monomor (bahan
plastik). Bahan ini bila terkena sinar radiasi akan menjadi polimer (seperti
plastik). Oleh karena itu apabila kayu telah direndam dalam bahan tersebut
kemudian diberikan radiasi, maka cairan tersebut akan menjadi plastik sehinga
kayu menjadi lebuh keras dan sangat tahan terhadap cuaca dan serangga.
b.
Serat tekstil
Serat-serat
tekstil, baik dari kapas maupun serat sintetik seperti poliester, dapat diubah
sifat-sifatnya menjadi lebih menguntungkan bagi kesejahteraan manusia. Sebagai
contoh, serat poliester sukar menyerap air sehigga pakaian yang terbuat dari
serat ini terasa panas. Dengan pertolonga radiasi, sifatnya dapat diubah tidak
hanya mudah menyerap air tapi juga mudah menyerap warna. Serat propilen dapat
diubah sifatnya dari tidak tahan panas menjadi tahan panas dan dapat menyerap
air.
c.
Pengwetan makanan
Pada
prinsipnya makanan diawetakan dengan membunuh kuman atau bakteri pembusuk
didalm makanan tersebut dengan radiasi. Keunggulan cara ini dalam
pelaksanaannya dilakukan tanpa pemanasan, tanpa pengasapan, dan tanpa bahan
kimia sehingga tidak menyisakan sisa-sisa bahan pengawet. Pengawetanpun dapat
digunakan setelah bahan terbungkus sehingga tidak ada lagi pencemaran setelah
pembungkusan.
3.
Kesehatan
Dalam bidang
kesehatan, tekhnik nuklir biasanya digunakan dalam diagnosis penyakit dalam.
Penggunaan cara biasa misalnya dengan sianar X seringkali meninbuklkan hasil
yang kurang memuaskan dan bahkan memiliki efek samping. Penggunaanzat
radioaktif jangaka penndek dengan dosis yang
sesuai, dapat memberikan informasi yang lebih memuaskan tentang sesuatu
yang erjadi dalam tubuh. Misalnya dalam penentuan lokasi tumor otak, kanker,
kelainan pada paru-paru, kelenjer gondok, ginjal dan sebagainya.
4.
Hidrologi
Zat radio
aktif dalam hidrologi biasanya digunakn sebagai perunut atau penelusur dengan
cara memasukkan zat radioaktif kedalam alpatiran air, misalnya sungai dengan
menggunakan detektor seperti Geiger Muller, hasilnya dapat memberikan informasi
kecepatan aliran air, mendeteksi rembesan air dan arahnya, dan juga debit air
tanah.
E. Dampak
Negatif Energi Nuklir
1. Mengancam keselamatan
jiwa
Reaktor
nuklir sangat membahayakan dan mengancam keselamatan jiwa manusia. Radiasi yang
diakibatkan oleh reaktor nuklir ini ada dua. Pertama, radiasi langsung, yaitu
radiasi yang terjadi bila radio aktif yang dipancarkan mengenai langsung kulit
atau tubuh manusia. Kedua, radiasi tak langsung. Radiasi tak langsung adalah
radiasi yang terjadi lewat makanan dan minuman yang tercemar zat radio aktif,
baik melalui udara, air, maupun media lainnya
2. Teknologi
Nuklir bisa di salah gunakan untuk senjata pemusnah massal.
Dalam hal
ini energi nuklir dapat digunakan untuk membuat senjata nuklir yang sangat
berbahaya seperti bim atom. Sehinga dapa disalah gunakan untuk pemusnahan
sekelompok manusia atau makhluk lain, yang dapat mengancam perdamaian dunia.
3. Reaktor
menghasilkan produk limbah nuklir yang memancarkan radiasi yang berbahaya,
karena mereka bisa membunuh orang-orang yang menyentuh mereka, mereka tidak
bisa dibuang seperti sampah biasa. Saat ini, banyak limbah nuklir disimpan di
kolam pendingin khusus di pabrik nuklir. Amerika Serikat berencana untuk
memindahkan nuklirnya semua adalah sebuah dump bawah tanah terisolasi pada
tahun 2010. Pada tahun 1957, limbah nuklir dimakamkan di situs dump di
Pegunungan Ural Rusia itu, dekat Moskow, misterius meledak. Hal ini mengakibatkan
kematian puluhan orang.
4. Jenis
bencana yang mungkin dikenal sebagai reaktor meltdown. Dalam meltdown, reaksi
fisi atom berjalan di luar kendali, yang menyebabkan ledakan nuklir melepaskan
radiasi dalam jumlah besar. Proses fisi nuklir tersebut adalah proses yang amat
kompleks dan penuh resiko. Kalau terjadi masalah atau kerusakan di dalam inti
reaktor, kemungkinan besar dia akan terlalu panas dan meleleh. Kalau sebuah
reaktor meleleh akan terjadi pelepasan radiasi besar-besaran. Karena suhu yang
sangat tinggi sekali, ada kemungkinan bahwa bangunan perlindungan inti reaktor,
yang dibuat dari logam dan/atau semen, akan rusak, alhasil radiasi tinggi akan
terpancar ke lingkungan sekitarnya dengan konsekuensi yang amat parah.
5. Orang-orang
yang rentan terhadap penyakit bahkan bertahun-tahun setelah mereka terkena
radiasi nuklir.
6. Radioaktif
tingkat tinggi dipancarkan dari energi nuklir sangat berbahaya. Sekali dirilis,
hal itu berlangsung selama puluhan ribu tahun sebelum membusuk ke tingkat yang
aman. Ledakan Nuklir dapat menghasilkan radiasi sangat tinggi yang melepaskan
elektron dan mampu merusak DNA.
BAB
III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Energi nuklir diperoleh apabila suatu inti atom
pecah atau bergabung menjadi atom lain, dan pecahan tersebut disertai dengan
energi. Yang dikenal dengan istulah fusi ban fisi. Unsur yang
sering digunakan dalam reaksi fisi nuklir adalah Plutonium dan Uranium
(terutama Plutonium-239, Uranium-235), sedangkan dalam reaksi fusi nuklir
adalah Lithium dan Hidrogen(terutama Lithium-6, Deuterium, Tritium). Inti
radioaktif tidak stabil. Proses transformasi unsur radioaktif dikenal sangat
peluruhan radioaktif yang menghasilkan berbagai macam sinar yaitu alfa, beta
dan gamma.
Dampak positif energi nuklir diantaranay: Hemat
bahan bakar fosil, Meningkatkan perekonomian, Mengurangi resiko polusi udara, Meningkatkan
suplai listrik, dan juga Sebagai detektor. Namun demikian energi nuklir juga
memberikan beberapa dampak negatif seperti: Mengancam keselamatan jiwa, Teknologi
Nuklir bisa di salah gunakan untuk senjata pemusnah massal, deaktor,
menghasilkan produk limbah nuklir yang memancarkan radiasi yang berbahaya, Jenis
bencana yang mungkin dikenal sebagai reaktor meltdown, Radioaktif tingkat
tinggi dipancarkan dari energi nuklir sangat berbahaya serta, Orang-orang yang
rentan terhadap penyakit bahkan bertahun-tahun setelah mereka terkena radiasi
nuklir.
B. Saran
Penulis mengharapkan makalah ini bermamfaat bagi
penulis secara khusus dan bagi pembaca secara umum, dan dapat direalisasikan
dalam kehidupan nyata agar dapat memanfaatkan energ inuklir dengan baik.
DAFTAR PUSTAKA
Darmodjo, Hendro. 2004. Ilmu Alamiah Dasar Edisi Revisi.
Jakarta: Unuversitas Terbuka.
Piraux,H.
1964. Radioisotopes And Their Industrial
Applications. Netherlands: Philips Tachnical Library.
Suryawinoto,
moeso. 1964. Tenaga atom dan penerapannya dalam biologi dan pertanian.
Yogyakarta: kanisious.
http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_nuklir
diakses tanggal 16 Desember 2013.
http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/12/16/2/201768/Pengembangan-Energi-Nuklir-di-Posisi-Buncit
diakses tanggal 16 Desember 2013.
Langganan:
Postingan (Atom)