Minggu, 19 Oktober 2014

Dampak Positif dan Negatif Energi Nuklir

KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr.Wb,
            Puji syukur penulis ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya. Berkat rahmat dan hidayah-Nya jualah penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat beriring salam penulis persembahkan pada junjungan Nabi Muhammad SAW yang telah membawa umatnya dari alam kejahiliahan ke alam yang penuh dengan ilmu pengetahuan. Didorong oleh semua itulah penulis dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul “Dampak Positif dan Negatif Energi Nuklir”.
            Dalam penulisan makalah  ini penulis banyak mendapat bantuan, bimbingan dan arahan dari berbagai pihak. Akhirnya dengan kerendahan hati, penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kesempurnaan oleh karena itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang sifatnya membangun untuk kesempurnaan dimasa yang akan datang. Selanjutnya penulis berharap makalah ini bermanfaat bagi pembaca umumnya dan penulis khususnya. Amin.


                                                                            Padang,  16 Desember  2013
 Penulis,


 Yusmita                             



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR......................................................................................... i
DAFTAR ISI....................................................................................................... ii
BAB  I  PENDAHULUAN
A.    Latar Belakang ............................................................................................ 1
B.     Identifikasi masalah...................................................................................... 1
C.     Perumusan Masalah..................................................................................... 1
D.    Tujuan Penulisan.......................................................................................... 2
E.     Manfaat penulisan........................................................................................ 2

BAB II  PEMBAHASAN
A.    Pengertian Energi Nuklir.............................................................................. 3
B.     Sumber Energi Nuklir.................................................................................. 3
C.     Cara Memperoleh Energi Nuklir.................................................................. 4
D.    Dampak Negatif Energi Nuklir..................................................................... 5
E.     Dampak Negtif Energi Nuklir........................................................................8


BAB III  PENUTUP
A.    Kesimpulan............................................................................................... 10
B.     Saran........................................................................................................ 10
DAFTAR PUSTAKA...................................................................................... 11
BAB I
PENDAHULUAN
A.    Latar belakang
Tidak dapat dipungkiri lagi kebutuhan energi terus tumbuh sementara minyak dan gas tidak akan dapat mempertahankan andil mereka dalam memasok begitu jauh di masa depan. Minyak dan gas alam akan menyumbang secara signifikan paling banter selama 30 tahun pada laju penggunaan sekarang namun tidak mempunyai prospek ekspansi jangka panjang. Peningkatan dua kali tuntutan energi dunia dengan penggunaan minyak dan gas dipertahankan pada level sekarang akan memerlukan tiga setengah kali lipat peningkatan dari sumber-sumber lain. Jadi, akan ada suatu keperluan energi ekstra yang meningkat yang hanya dapat hadir dari batubara, nuklir atau sumber-sumber energi terbarukan, dan mungkin dari percampuran ketiganya.
Energi Nuklir dihasilkan dari reaksi atom di dalam sebuah reaktor. Nuklir juga dapat digunakan sebagai bahan pembuat bom atom. ebutuhan energi yang dibutuhkan manusia setiap tahunnya semakin meningkat, khususnya dalam penggunaan energi listrik. Seiring perkembangan teknologi masa kini dengan adanya teknologi nuklir membawa perkembangan di dalam berbagai aspek kehidupan. Perlu kita ketahui bawasannya dengan berkembangnya teknologi membawa perubahan yang sangat signifikan akan tetapi semua itu selain  memberikan pengaruh yang positif juga menimbulkan efek negatif pula. Oleh karena itu penulis tertarik untuk membuat makalh mengenai dampak positif dan negatif energi nuklir.
B.     Identifikasi masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan energi nuklir?
2.      Darimana saja energi nuklir diproleh?
3.      Bagaimana cara penggunaan energi nuklir untuk kebutuhan energi manusia?
4.      Bagaimana dampak positif energi nuklir bagi kehidupan manusia?
5.      Apa saja damapak negatif energi nuklir bagi kehidupan manusia?
6.      Bagai mana meminimalisir dampak negatif dari energi nuklir tesebut?
C.     Rumusan masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan energi nuklir?
2.      Darimana saja energi nuklir diproleh?
3.      Bagaimana cara penggunaan energi nuklir untuk kebutuhan energi manusia?
4.      Bagaimana dampak positif energi nuklir bagi kehidupan manusia?
5.      Apa saja damapak negatif energi nuklir bagi kehidupan manusia?
D.    Tujuan penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah iniadalah:
1.      Menjelaska mengenai penergi nuklir
2.      Menjelaskan  sumber dan cara memperolehnya.
3.      Mengkaji Dampak positif dan negatif energi nuklir.
E.     Manfaat penulisan
Manfaat penulisan makalah ini adalah:
1.      Sebagai pengembangan ilmu penulis tentang Dampak positif dan negatif energi nuklir.
2.      Sebagai salah satu tugas mata kuliah umum ilmu kealaman dasar UNP.
3.      Sebagai referensi bagi penulis selanjutnya yang mengkaji tentang Dampak positif dan negatif energi nuklir.



BAB II
PEMBAHASAN
A.    Pengertian Energi Nuklir
Energi nuklir berasal dari fisi atu fusi inti atom. Fisi adalah peristiwa pecahnya suatu iinti  atom, sedangkan fusi adalah peristiwa bergabungnya dua buah inti atom menjadi inti inti yang lebih besar. Atau dengan kata lain energi nuklir diperoleh apabila suatu inti atom pecah atau bergabung menjadi atom lain, dan pecahan tersebut disertai dengan energi. Peristiwa fusi menghasilkan menghasilkan tenaga nuklir yang luar biasa besarnya, yang digunakan untuk membuat bom hidrogen. Sampai saat ini manusia masih sulit untuk mengendalikan tenaga yang timbul dari reaksi fusi inti untuk maksud perdamaian.

B.     Sumber Energi Nuklir
Unsur yang sering digunakan dalam reaksi fisi nuklir adalah Plutonium dan Uranium (terutama Plutonium-239, Uranium-235), sedangkan dalam reaksi fusi nuklir adalah Lithium dan Hidrogen(terutama Lithium-6, Deuterium, Tritium).
1.      Uranium adalah logam yang sangat berat yang dapat digunakan sebagai sumber berlimpah energi terkonsentrasi.
2.      Uranium terjadi pada sebagian besar batu di konsentrasi 2 sampai 4 bagian per juta dan adalah sebagai umum dalam kerak bumi sebagai timah, tungsten dan molybdenum. Uranium terjadi dalam air laut, dan dapat pulih dari lautan.
3.      Uranium ditemukan pada tahun 1789 oleh Martin Klaproth, seorang kimiawan Jerman, dalam mineral yang disebut bijih-bijih uranium. Hal ini dinamakan planet Uranus, yang telah ditemukan delapan tahun sebelumnya.
4.      Uranium rupanya dibentuk pada supernova sekitar 6,6 miliar tahun yang lalu. Meskipun tidak umum di tata surya, hari ini peluruhan radioaktif yang lambat menyediakan sumber utama panas di dalam bumi, menyebabkan konveksi dan pergeseran benua.
5.      Kepadatan tinggi uranium berarti bahwa ia juga menemukan menggunakan dalam keels dari yacht dan sebagai counterweight untuk kontrol permukaan pesawat, serta untuk perisai radiasi.
6.      Uranium memiliki titik lebur adalah 1.132 ° C. Simbol kimia untuk urani

C.     Cara Memperoleh Energi Nuklir
Energi  nuklir dikenal dengan penemuan zat radioaktif pada akhir abad ke-19. unsur kimia tertentu seperti Uranium, Plutonium, Radium dan Polonium ditemukan untuk memancarkan radiasi pengion tertentu, yang kemudian diklasifikasikan menjadi sinar Alpha (inti Helium), sinar Beta (elektron kecepatan tinggi) dan sinar Gamma (gelombang elektromagnetik energi tinggi).
Inti radioaktif tidak stabil. Proses transformasi unsur radioaktif dikenal sangat peluruhan radioaktif. Ketika unsur radioaktif tertentu dipertemukan dengan neutron (partikel subatomik netral), Para Fisikawan menemukan fenomena baru dari 'fisi nuklir', yang dimanfaatkan untuk menciptakan energi nuklir sebagai alternatif sumber daya. Ketika neutron dileburkan ke radioaktif terfissi seperti Uranium-235, kemudian diserap dan elemen stabil baru dibuat, yang kemudian terurai menjadi dua inti yang stabil, bersama dengan pelepasan energi yang luar biasa. Ini adalah reaksi fisi nuklir. Besarnya energi ini dapat diperkirakan oleh hukum - E = mc2, dimana m adalah perbedaan massa dan c adalah kecepatan cahaya (3 x 108 meter per detik).
            Pada reaktor nuklir terjadi pembangkitan panas yang dihasilkan dari reaksi nuklir dengan bahan bakar uranium U-235 perbandinganya adalah 1 kg uranium pada reactor nuklir sama dengan 3000 ton batu bara pada pembangkit listrik tenaga batu bara. jadi apabila melihat dari perbandingan nuklir dengan batu bara ini maka dapat dilihat cara mana yang lebih baik karena pada pembangkit listrik tenaga uap dengan batu bara mungkin tidak terlalu banyak resiko dan membutuhkan teknologi canggih, namun penggunaan  batu bara sebenarnya merupakan sebuah pemborosan dan banyak menghasilkan polusi. jadi pada reaktor nuklir yang dimanfaatkan  adalah panas yang dihasilkan oleh reaksi nuklir tersebut. pembangkitan panas dapat terjadi dengan berbagai cara yang merupakan hasil uji coba pada aktifitas inti atom.

D.    Dampak Positif Energi Nuklir
1.      Hemat bahan bakar fosil
Penggunaan energi nuklir akan berdampak pada penghematan bahan bakar fossil dan perlindungan lingkungan. Pembangkitan listrik bertanggungjawab atas 25% konsumsi bahan bakar fossil dunia. Dengan menggunakan energi nuklir untuk menghasilkan listrik akan mengurangi perlunya membakar bahan bakar ini, sehingga cadangannya dapat bertahan lama.
2.      Meningkatkan perekonomian
PLTN secara langsung memberi manfaat kepada negara-negara berkembang. Makin besar sumbangan nuklir, makin rendah laju peningkatan harga-harga bahan bakar fossil. Karena, biaya energi yang tinggi berarti bahwa makin banyak usaha diberikan dalam mendapatkan energi dan makin sedikit dihasilkan barang dan jasa. Sumber daya yang telah dibebaskan dapat digunakan untuk menghasilkan barang-barang atau untuk tujuan-tujuan sosial-ekonomi.
3.      Mengurangi resiko polusi udara
Dalam operasi normal PLTN sangat sedikit menyebabkan kerusakan lingkungan dan bermanfaat bila mereka menggantikan pembangkit-pembangkit yang mengemisi CO2, SO2 dan NOx. Dalam kaitan ini mereka akan membantu mengurangi hujan asam dan membatasi emisi gas rumah kaca.
4.      Meningkatkan suplai listrik
Energi nuklir telah memainkan peran signifikan dalam suplai listrik dunia dan sumber utama listrik di sejumlah negara. Produksi listrik dunia dari nuklir tumbuh cepat dan kini menyumbang hampir seperlima listrik yang dibangkitkan di negara-negara industri atau 17% pada produksi listrik dunia, dan berkisar 5% konsumsi energi primer dunia.
PLTN telah terbukti dan mempunyai potensial paling besar dalam sumber-sumber daya yang menawarkan prospek jangka panjang untuk memenuhi meningkatnya kebutuhan energi dunia sambil tetap menjaga harga energi mendekati tingkat yang sekarang. Harga listrik nuklir tidak perlu bertambah secara signifikan di atas yang sekarang dialami karena biaya-biaya bahan bakar adalah merupakan bagian yang paling kecil dari biaya total produksinya, terutama dalam reaktor cepat.
5.      Sebagai detektor
Pada eksplorasi minyak dan gas, penggunaan teknologi nuklir berguna untuk menentukan sifat dari bebatuan sekitar seperti porositas dan litografi. Teknologi ini melibatkan penggunaan neutron atau sumber energi sinar gamma dan detektor radiasi yang ditanam dalam bebatuan yang akan diperiksa. Selain itu, pada konstruksi jalan, pengukur kelembaban dan kepadatan yang menggunakan nuklir digunakan untuk mengukur kepadatan tanah, aspal, dan beton. Biasanya digunakan cesium-137 sebagai sumber energi nuklirnya.
Aplikasi medis dari teknologi nuklir dibagi menjadi diagnosa dan terapi radiasi, perawatan yang efektif bagi penderita kanker. Pencitraan (sinar X dan sebagainya), penggunaan Teknesium untuk diberikan pada molekul organik, pencarian jejak radioaktif dalam tubuh sebelum diekskresikan oleh ginjal, dan lain-lain.
Mamfaat lain energi nuklir dalam berbagai bidang, seperti:
1.      Pertanian
a.       Pengawetan bahan makanan
Radiasi sinar radio aktif seperti sinar gamma, dapat menghambat pertumbuhan tanaman seperti pertunasan, sehingga dapat digunakan untuk mengawetkan bahan mentah seperti kentang agar tidak tumbuh walaupun disimpan di gudang dalam waktu yang cukup lama.
b.      Variasi hasil pertanian
Dengan menggunakan sifat sinar gamma yang mampu menadakan mutasi gen dari biji-bijian, maka dapat dicari mutan ya itu variasi hasil mutasi gen yang menguntungkan bagi manusia. Dengan tekhnik ini, maka harapan manusia untuk mendapatkan suatu varian yang sangat sangat menguntungkan.
c.       Menciptakan bibit unggul
Dengan menggunakan sinar radioaktif dari energi nuklir dapat merubah sifat-sifat genetika suatu jenis tanaman sehingga memungkinkan untuk membuat bibit unggul untuk pertanian yang memiliki sifat-sifat yang diinginkan.
2.      Industri
a.       Industri kayu
Mutu kayu dapa ditingaktkandengan merendam dalam cairan bahan organik monomor (bahan plastik). Bahan ini bila terkena sinar radiasi akan menjadi polimer (seperti plastik). Oleh karena itu apabila kayu telah direndam dalam bahan tersebut kemudian diberikan radiasi, maka cairan tersebut akan menjadi plastik sehinga kayu menjadi lebuh keras dan sangat tahan terhadap cuaca dan serangga.
b.      Serat tekstil
Serat-serat tekstil, baik dari kapas maupun serat sintetik seperti poliester, dapat diubah sifat-sifatnya menjadi lebih menguntungkan bagi kesejahteraan manusia. Sebagai contoh, serat poliester sukar menyerap air sehigga pakaian yang terbuat dari serat ini terasa panas. Dengan pertolonga radiasi, sifatnya dapat diubah tidak hanya mudah menyerap air tapi juga mudah menyerap warna. Serat propilen dapat diubah sifatnya dari tidak tahan panas menjadi tahan panas dan dapat menyerap air.
c.       Pengwetan makanan
Pada prinsipnya makanan diawetakan dengan membunuh kuman atau bakteri pembusuk didalm makanan tersebut dengan radiasi. Keunggulan cara ini dalam pelaksanaannya dilakukan tanpa pemanasan, tanpa pengasapan, dan tanpa bahan kimia sehingga tidak menyisakan sisa-sisa bahan pengawet. Pengawetanpun dapat digunakan setelah bahan terbungkus sehingga tidak ada lagi pencemaran setelah pembungkusan.
3.      Kesehatan
Dalam bidang kesehatan, tekhnik nuklir biasanya digunakan dalam diagnosis penyakit dalam. Penggunaan cara biasa misalnya dengan sianar X seringkali meninbuklkan hasil yang kurang memuaskan dan bahkan memiliki efek samping. Penggunaanzat radioaktif jangaka penndek dengan dosis yang  sesuai, dapat memberikan informasi yang lebih memuaskan tentang sesuatu yang erjadi dalam tubuh. Misalnya dalam penentuan lokasi tumor otak, kanker, kelainan pada paru-paru, kelenjer gondok, ginjal dan sebagainya.
4.      Hidrologi
Zat radio aktif dalam hidrologi biasanya digunakn sebagai perunut atau penelusur dengan cara memasukkan zat radioaktif kedalam alpatiran air, misalnya sungai dengan menggunakan detektor seperti Geiger Muller, hasilnya dapat memberikan informasi kecepatan aliran air, mendeteksi rembesan air dan arahnya, dan juga debit air tanah.
E.     Dampak Negatif Energi Nuklir
1.      Mengancam keselamatan jiwa
Reaktor nuklir sangat membahayakan dan mengancam keselamatan jiwa manusia. Radiasi yang diakibatkan oleh reaktor nuklir ini ada dua. Pertama, radiasi langsung, yaitu radiasi yang terjadi bila radio aktif yang dipancarkan mengenai langsung kulit atau tubuh manusia. Kedua, radiasi tak langsung. Radiasi tak langsung adalah radiasi yang terjadi lewat makanan dan minuman yang tercemar zat radio aktif, baik melalui udara, air, maupun media lainnya
2.      Teknologi Nuklir bisa di salah gunakan untuk senjata pemusnah massal.
Dalam hal ini energi nuklir dapat digunakan untuk membuat senjata nuklir yang sangat berbahaya seperti bim atom. Sehinga dapa disalah gunakan untuk pemusnahan sekelompok manusia atau makhluk lain, yang dapat mengancam perdamaian dunia.
3.      Reaktor menghasilkan produk limbah nuklir yang memancarkan radiasi yang berbahaya, karena mereka bisa membunuh orang-orang yang menyentuh mereka, mereka tidak bisa dibuang seperti sampah biasa. Saat ini, banyak limbah nuklir disimpan di kolam pendingin khusus di pabrik nuklir. Amerika Serikat berencana untuk memindahkan nuklirnya semua adalah sebuah dump bawah tanah terisolasi pada tahun 2010. Pada tahun 1957, limbah nuklir dimakamkan di situs dump di Pegunungan Ural Rusia itu, dekat Moskow, misterius meledak. Hal ini mengakibatkan kematian puluhan orang.
4.      Jenis bencana yang mungkin dikenal sebagai reaktor meltdown. Dalam meltdown, reaksi fisi atom berjalan di luar kendali, yang menyebabkan ledakan nuklir melepaskan radiasi dalam jumlah besar. Proses fisi nuklir tersebut adalah proses yang amat kompleks dan penuh resiko. Kalau terjadi masalah atau kerusakan di dalam inti reaktor, kemungkinan besar dia akan terlalu panas dan meleleh. Kalau sebuah reaktor meleleh akan terjadi pelepasan radiasi besar-besaran. Karena suhu yang sangat tinggi sekali, ada kemungkinan bahwa bangunan perlindungan inti reaktor, yang dibuat dari logam dan/atau semen, akan rusak, alhasil radiasi tinggi akan terpancar ke lingkungan sekitarnya dengan konsekuensi yang amat parah.
5.      Orang-orang yang rentan terhadap penyakit bahkan bertahun-tahun setelah mereka terkena radiasi nuklir.
6.      Radioaktif tingkat tinggi dipancarkan dari energi nuklir sangat berbahaya. Sekali dirilis, hal itu berlangsung selama puluhan ribu tahun sebelum membusuk ke tingkat yang aman. Ledakan Nuklir dapat menghasilkan radiasi sangat tinggi yang melepaskan elektron dan mampu merusak DNA.


BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Energi nuklir diperoleh apabila suatu inti atom pecah atau bergabung menjadi atom lain, dan pecahan tersebut disertai dengan energi. Yang dikenal dengan istulah fusi ban fisi. Unsur yang sering digunakan dalam reaksi fisi nuklir adalah Plutonium dan Uranium (terutama Plutonium-239, Uranium-235), sedangkan dalam reaksi fusi nuklir adalah Lithium dan Hidrogen(terutama Lithium-6, Deuterium, Tritium). Inti radioaktif tidak stabil. Proses transformasi unsur radioaktif dikenal sangat peluruhan radioaktif yang menghasilkan berbagai macam sinar yaitu alfa, beta dan gamma.
Dampak positif energi nuklir diantaranay: Hemat bahan bakar fosil, Meningkatkan perekonomian, Mengurangi resiko polusi udara, Meningkatkan suplai listrik, dan juga Sebagai detektor. Namun demikian energi nuklir juga memberikan beberapa dampak negatif seperti: Mengancam keselamatan jiwa, Teknologi Nuklir bisa di salah gunakan untuk senjata pemusnah massal, deaktor, menghasilkan produk limbah nuklir yang memancarkan radiasi yang berbahaya, Jenis bencana yang mungkin dikenal sebagai reaktor meltdown, Radioaktif tingkat tinggi dipancarkan dari energi nuklir sangat berbahaya serta, Orang-orang yang rentan terhadap penyakit bahkan bertahun-tahun setelah mereka terkena radiasi nuklir.
B.     Saran
Penulis mengharapkan makalah ini bermamfaat bagi penulis secara khusus dan bagi pembaca secara umum, dan dapat direalisasikan dalam kehidupan nyata agar dapat memanfaatkan energ inuklir dengan baik.


DAFTAR PUSTAKA
Darmodjo, Hendro. 2004. Ilmu Alamiah Dasar Edisi Revisi. Jakarta: Unuversitas Terbuka.
Piraux,H. 1964. Radioisotopes And Their Industrial Applications. Netherlands: Philips Tachnical Library.
Suryawinoto, moeso. 1964. Tenaga atom dan penerapannya dalam biologi dan pertanian. Yogyakarta: kanisious.
http://id.wikipedia.org/wiki/Energi_nuklir diakses tanggal 16 Desember 2013.




SILATURAHIM NASIONAL BIDIKMISI  2014
Silaturahim nasional bidikmisi 2014 merupakan acara kedua yang telah dilakukan. Peserta acara ini adalah mahasiswa bidikmisi terbaik di indonesia yaitu lebih dari 1000 mahasiswa, bersama Adik P2B (Afirmasi Pendidikan Tinggi untuk Papua dan Papua Barat, serta lulusan program bidikmisi dengan predikat cumloude. Dari Universitas Negeri Padang sendiri ada 11 (sebelas) mahasiswa bidikmisi yang berpartisipasi dalam acara tersebut.

Peserta Silaturahim Nasional Bidikmisi  2014 dari UNP
Acara silaturahim nasional bidikmisi dimulai pada hari Rabu, 26 Februari 2014, hingga  jum’at 28 Februari 2014, yang dilaksanakan di Hotel Bidakara Jl. Gatot Subroto KAV.71-73 12870 Tebet Jakarta. Acara yang diikuti antara lain, pada Rabu 26 Februari 2014 yaitu pembukaan oleh Dirjen Dikti dan gladi resik. Sedangkan acara inti lainya yaitu pada Kamis 27 Februari 2014 diantaranya sambutan Mendikbud dan penyerahan buku “Kebangkitan Kaum Duafa” kepada Presiden RI  oleh Mendikbud, pemutaran film bidikmisi, testimoni bidikmisi, amanat Presiden RI yang dilanjutkan dengan peluncuran beasiswa Presidential Scholarship oleh Presiden RI. Selanjutnya beberapa hiburan dari mahasiswa bidikmisi dan Fatin Shidqia, dan peninjauan pameran karya bidikmisi. Pada siang pukul 15.00 diadakan Seminar (Panel) tentang beasiswa dan kesempatan kerja: PKLN, LPDP, Dompet Duafa, Sinar Mas, Telkomsel, dan acara seminar kewirausahaan oleh bapak Hermawan K. Sedangkan pada malam harinya dilanjutkan dengan hiburan berupa tarian Selamat Datang persembahan UNTIRTA, sambutan Dirjen Dikti, tarian Tapak Gendang persembahan UNPAD, sambutan Mendikbud, pemberian penghargaan serta unjuk talenta mahasiswa bidikmisi. Hari selanjutnya, jum’at 28 februari 2014 peserta melakukan penyelesaian administrasi setelah sarapan pagi dan ceck out dari penginapan di hotel Grand Sahid Jakarta.
      Acara silaturahim nasional bidikmisi 2014 dan peluncuran Presidential Scholarship dengan tema: Kebangkit Kaum Duafa. Tema ini dituliskan dalam sebuah buku tentang bidikmisi mencakup profilndan testimoni mahasiswa penerima bidikmisi.
     Kegiatan silatur rahim nasional bidikmisi diharapkan dapat memberikan motivasi untuk terus meningkatkan potensi diri menjadi insan yanng bermakna bagi kehidupan bermasyarakat.